Puluhan hadirin menjadi saksi keberhasilan Sofian Arif Susanto dalam meraih gelar Doktor Teknik Sipil. Dalam sidang terbuka yang berlangsung pada 14 Januari 2025 lalu di Petra Christian University, Sofian mempresentasikan disertasi berjudul “Exploring The Potential of Circulating Fluidized Bed Combustion Fly Ash (CFBC-FA) in Enhancing 3D-Printed Concrete Properties”.
Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan CFBC-FA, limbah hasil pembakaran fluidized bed, yang biasanya menjadi pencemar lingkungan. “Dari material waste ini, kita bisa mengaplikasikannya di dunia konstruksi. Kalau tidak begitu, lingkungan kita akan tercemar oleh limbah yang tidak dipakai,” ungkap Sofian.
Motivasi Sofian berasal dari pengalamannya di dunia kerja. Ia sering membawa tantangan di tempat kerja ke dunia akademik. “Masalah di pekerjaan saya sering bawa ke sini. Awalnya, saya mencoba menggunakan bakteri dalam semen, tetapi teknologi saat itu terbatas dan pengujiannya gagal. Akhirnya, saya beralih ke topik 3D printing ini,” jelasnya.
Namun, perjalanan menuju hasil ini tidaklah mudah. Sofian mengatakan bahwa tantangan terbesarnya adalah keuletan diri sendiri. Ia juga sempat mengambil cuti satu tahun untuk memfokuskan diri pada penelitian ini, sembari tetap menjalankan pekerjaannya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan pengembangan lanjutan dari penelitian ini. Menurut Sofian, teknologi cetak 3D untuk konstruksi masih memiliki cabang ilmu yang sangat luas untuk dieksplorasi. “Saya berharap mahasiswa generasi berikutnya bisa melanjutkan penelitian ini dan membuat terobosan baru,” katanya optimis. (RNS/Aj)



