Lewati ke konten
  • Home
  • About Us
  • Why
  • Program
  • Facilities
  • Spotlight
    • Upcoming Events
    • Latest News
  • Admission
  • EN
    • ZH
    • ID
  • Home
  • About Us
  • Why
  • Program
  • Facilities
  • Spotlight
    • Upcoming Events
    • Latest News
  • Admission
  • EN
    • ZH
    • ID

Tiga Pakar Teknik Sipil Bahas Teknologi Geopolimer untuk Keberlanjutan

November 28, 2025

Di tengah isu pencemaran udara yang kian membesar, kita tak bisa mengabaikan salah satu kontributor utamanya yaitu pembakaran batu bara untuk pembangkit listrik. Proses ini menyisakan limbah padat yang dikenal sebagai abu terbang (fly ash). Jika tidak dikelola, limbah ini menjadi masalah lingkungan baru. Untuk meminimalkan dampaknya, langkah paling efektif adalah mengalihkan limbah ini menjadi sumber daya, yaitu dengan memanfaatkannya kembali.

Untuk itu, Civil Engineering Departement Petra Christian University menyelenggarakan seminar pada 14 November 2025 dengan mengundang tiga pakar dalam bidang Teknik Sipil, yaitu Assoc. Prof. David Law dari Royal Melbourne Institute of Technology, Australia, Assoc. Prof. Martin Anda dari Murdoch University, Perth, Australia, dan, Dr. Puput Risdanareni, S.T., M.T. dari Universitas Negeri Malang, Indonesia.

Mereka bertiga secara bergantian menyampaikan materi dengan tema seminar “Valorizing Fly Ash Into Valuable Construction Materials: Advances In Geopolymer And Self-Healing Concrete”, di konteks penelitian mereka masing-masing.

“Penting untuk memahami proses pertambangan dan jenis limbah yang dihasilkan dalam kegiatan pertambangan. Dengan begitu, kita dapat lebih memahami bagaimana memanfaatkan limbah tersebut untuk menciptakan industri hijau baru yang mendukung,” papar Martin dalam momen yang berlangsung di Postgraduate Room lantai 3 Gedung P kampus PCU ini.

Sementara dalam sesi David Law, ia memaparkan pemanfaatan fly ash dan batubara cokelat, terutama yang berasal dari pembangkit listrik di Australia, sebagai bahan alternatif pembuatan geopolimer dan material konstruksi rendah karbon. Ia menerangkan perbedaan karakteristik fly ash, proses reaksi geopolimer, serta peluang besar untuk mengubah limbah industri menjadi produk bernilai tinggi.

Sementara itu saat sesi Puput Risdanareni, ia menjelaskan self-healing concrete, yaitu beton yang mampu memperbaiki retaknya sendiri tanpa intervensi manusia, sebagai solusi atas mahalnya biaya perbaikan dan risiko kerusakan akibat retakan pada beton konvensional. Beton ini dirancang untuk secara otomatis menutup retak yang memungkinkan masuknya air, hingga CO₂ yang dapat menurunkan umur struktur. (Aj/YER)

 

#SDG4

Facebook
LinkedIn
WhatsApp
Email
IMPORTANT LINKS
  • Petra e-Journal
  • Career Center
  • Digital Library
  • Undergraduate Program in Civil Engineering
  • Master's Program in Civil Engineering
  • Petra e-Journal
  • Career Center
  • Digital Library
  • Undergraduate Program in Civil Engineering
  • Master's Program in Civil Engineering

Scholarship

As a world-leading Christian University, UK Petra is committed to educating Indonesia’s future generation, regardless of their family’s financial backgrounds.

Scholarship for Students

Frequently Asked Questions

From financial obligations to international student requirements, you can find these frequently asked questions below.

Learn More
Instagram Youtube
Address

Jl. Siwalankerto No.121-131, Siwalankerto, Kec. Wonocolo, Kota SBY, Jawa Timur 60236

Contact

T: +62 31 8494830,
+62 31 8494831,
+62 31 8439040,
+62 31 2983000

F: +62 31 8436418
E: [email protected]

IMPORTANT LINKS
  • Petra e-Journal
  • Career Center
  • Digital Library
  • Undergraduate Program in Civil Engineering
  • Master's Program in Civil Engineering
  • Petra e-Journal
  • Career Center
  • Digital Library
  • Undergraduate Program in Civil Engineering
  • Master's Program in Civil Engineering

Copyright © 2023 Petra Christian University. All rights reserved.